Posts

Showing posts from January, 2007

H. Munir Abbas: H. Nachrowi Didzolimi

Image
Oleh: Aris KuncoroBekasi-Kasus runtuhnya beton anak tangga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi yang mengakibatkan seorang buruh bangunan tewas dan seorang buruh lainnya luka-luka, terus menjadi sorotan publik. Namun, kubu calon bupati (cabup) H. Nachrowi Solihin menyayangkan kasus itu telah dipotisir pihak-pihak tertentu.‘’Kasus itu telah dijadikan komoditas politik pihak-pihak tertentu. Terutama dalam upaya pendiskreditan H. Nachrowi. Kami berharap, kalau memang menyangkut soal hukum, serahkan saja kasus itu kepada polisi. Jangan dipolitisir dengan mengait-ngaitkan masalah itu dengan H. Nachrowi. Kan polisi sedang terus melakukan penyelidikan kasus itu,’’ujar H. Munir Abbas, Ketua Tim Kampanye H. Nachrowi – Solihin, kemarin. Disebutkan, pemberitaan tentang runtuhnya RSUD itu, cenderung tidak murni masalah hukum, tapi sudah terlalu banyak dimasuki kepentingan politik. ‘’Tampaknya tujuannya adalah menjatuhkan nama baik H. Nachrowi di kalangan pendukungnya yang tersebar di …

Runtuhnya Beton RSUD Kab. Bekasi Terus Diusut

Image
Bekasi-Kasus runtuhnya bangunan beton anak tangga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi yang mengakibatkan seorang buruh bangunan tewas dan seorang lainnya luka-luka kini terus dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sedikitnya empat orang saksi telah diperiksa polisi berkaitan dengan kasus itu, termasuk pemborong bangunan tersebut H. Ujang.

‘’Kami tidak akan mempeti-eskan kasus itu. Sebab jelas ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, sejauh ini kami belum menetapkan siapa tersangka dalam kasus. Banyak hal yang harus didalami lebih lanjut,’’ujar Kapolsek Cibitung Ajun Komisaris Polisi (AKP) H. Miyanto, SH ketika dikonfirmasi, kemarin.

Menurut Miyanto, dari penyelidikan sementara diperoleh keterangan bahwa proyek tersebut pelaksananya adalah PT Ciptasani milik H. Nachrowi Solihin, yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan kini juga tercatat sebagai calon bupati yang diusung Partai Golkar dalam Pilkada Kabupaten Bekasi, Maret mendatang.

Namun, ternyata proyek t…

Wikanda Terus Menggebrak, HMI Netral

Image
Oleh: Aris KuncoroBekasi-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi menyatakan tetap dalam posisi netral (independen) berkaitan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi yang akan berlangsung Maret nanti. Namun begitu, menurut Sekretaris HMI Cabang Baekasi Fajar, HMI tetap akan berperan dalam mewujudkan Pilkada Kabupaten Bekasi yang damai.‘’Kami juga akan berpartisipasi aktif dalam upaya mewujudkan Pilakda yang jujur dan adil,’’ujar Fajar, di sela-sela kegiatan seminar“Mempertegas Peran Fungsi Mahasiswa dalam Mewujudkan Pilkada Kab. Bekasi yang Damai” yang digelar HMI Cabang Bekasi, di gedung Serbaguna Kecamatan Cibitung, Sabtu lalu (13/1).Mengenai kegiatan seminar yang dihadiri anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi Idham Cholik, anggota Panwasda Zaki Hilmi serta para tokoh pemuda dan mahasiswa se Kabupaten Bekasi itu, Fajar mengatakan hal itu sebagai upaya HMI mengajak masyarakat agar bisa melek (melihat secara sadar) dan bersikap …

POSKO WIKANDA

Image
Sejumlah posko yang mendukung para calon bupati-wakil bupati yang berlaga dalam Pilkada di Kabupaten Bekasi, kini mulai bermunculan. Salah satunya adalah ‘’Posko Wikanda’’ yang didirikan secara spontanitas oleh warga Perumahan Puri Cendana, Tambun Selatan. Ulung, koordinator posko tersebut, menyatakan, mereka mendukung Wikanda karena calon bupati yang diusung Koalisi Partai Politik Peduli Bekasi (KP3B) itu pernah meresmikan masjid di wilayah itu.

Kader PBB Hengkang dari Kubu Saleh Manaf ke Wikanda

Image
Oleh: Aris Kuncoro
BEKASI-Sejumlah calon bupati dan wakil bupati yang akan berlaga dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi harus menerima kenyataan pahit: ditinggal sejumlah kader partai yang mengusungnya. Setidaknya ini yang terjadidi kubu cabup-cawabup Saleh Manaf - H. Omin Basyuni yang diusung PPP dan PBB serta pasangan Nachrowi-Solihin Sari yang diusung Partai Golkar.
Kamis kemarin (11/1) sedikitnya 16 Ketua Pengurus Anak CabangPartai Bulan Bintang (PAC-PBB) menyatakan mencabut dukungan terhadap Saleh Manaf - H. Omin Basyuni. Mereka ramai-ramai mendatangi sekretariat Tim Sukses ‘’PILKADA’’ (Pilih Wikanda Darmawijaya-Daeng Muhammad) di Kompleks Niaga Kalimas, Tambun Selatan untuk menyatakan dukungan terhadap pasangan Wikanda-Daeng.
Ke-16 PAC PBB yang hengkang dari kubu Saleh Manaf – H. Omin Basyuni danmenyatakan mendukung pasangan Wikanda Daeng itu di antaranya PAC Sukatani, Cibarusah, Karang Bahagia, Sukawangi, Tambun Utara, Tarumajaya, Babelan, Tambelang, Cikarang …

Pendukung Kadimin Ancam Boikot Pilkada

Oleh: Edhie Soemarno/Aris Kuncoro

BEKASI-Tim Sukses ‘’BERKAH’’ (Bersama Kadimin-Hoerudin) dan sejumlah pendukungnya mengancam memboikot Pilkada, yakni dengan tidak akan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebab pasangan yang mereka dukung yakni Kadimin dan Jaenal Hoerudin ternyata tidak jadi diusung oleh partai politik dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2007.

Tim sukses dan pedukung ‘’BERKAH’’ ini malah menuding beberapa pengurus Partai Politik hanya membodohi masyarakat maupun pasangan Kadimin dengan Jaenal Hoerudin.

Harno Ketua Daerah Pemilihan II Kecamatan Cibitung yang ditemui sejumlah wartawan Rabu (3/01) mengatakan, dirinya sangat kecewa kepada beberapa pengurus Partai yang pada awalnya sudah mempunyai kebulatan tekad untuk mengusung pasangan Kadimin - Jaenal Hoerudin, ternyata hanya omong kosong.

’’Padahal kami sudah membentuk Tim sukses di 23 Kecamatan yang dimulai dari tingkat Rukun Tetangga (Rt) sampai ditingkat Kabupaten yang berjumlah sekitar 4500 orang. Dengan tidak lolosny…

Mahalnya Biaya Pendidikan, Dikeluhkan Warga Bekasi

Oleh:Aris Kuncoro/Edhie Soemarno
BEKASI-Biaya pendidikan dan kesehatan yang kian mencekik leher, dikeluhkan warga Kabupaten Bekasi. Banyak warga Bekasi yang tak sanggup meneruskan pendidikan anak-anaknya di tingkat SLTP maupun SLTA, mengingat mahalnya biaya pendidikan ini.‘’Mengapa Pemerintah tidak tanggap terhadap keluhan kami ini. Padahal, sudah cukup banyak anggota masyarakat yang mengeluhkan soal ini. Bahkan, sudah sering pula ditulis di surat kabar,’’ ujar Nodan Sopandi, seorang tokoh masyarakat dari Tambun Selatanyang mengaku sering mendapat keluhan warga mengenai hal ini.Beberapa tokoh partai politik di Bekasi pun mengakui banyaknya keluhan masyarakat menyangkut mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan di Bekasi.H. Roy Kamarullah, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) yang ditemui, Selasa kemarin (2/1), menyatakan bahwa persoalan mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan di Bekasi tidak boleh dibiarkan begitu saja. Bagaimanapun, katanya, masalah pendidik…

PDAM Bekasi Kesulitan Modal Tingkatkan Kapasitas Produksi

Oleh:Aris Kuncoro/Edhie soemarno
BEKASI-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bekasi kini sedang kesulitan modal untuk meningkatkan kapasitas produksi. Kalau persoalan ini tidak bisa diatasi dikhawatirkan PDAM Bekasi tidak mampu mengcover permintaan sambungan baru.‘’PDAM Bekasi saat ini baru bisa memenuhi kebutuhan air bagi penduduk Bekasi sekitar 17,5 persen. Untuk meningkatkan menjadi 40 persen pelanggan saja, setidaknya, PDAM Bekasi membutuhkan investasi modal sekitar Rp 300 Milyar,’’ujar Humas PDAM Bekasi Komaruddin, Selasa kemarin (2/1).Dana tersebut, menurut Komaruddin, dibutuhkan guna membangun instalasi pengolahan air bersih yang baru hingga bisa mencapai 40 persen dari pelanggan.Sementara itu,Dirut PDAM Bekasi Dana Satria membenarkan pula mengenai kesulitan dana yang kini melilit PDAM yang dipimpinannya. ‘’Saat ini setidaknya kami perlu membangun dua instalasi pengolahan air bersih yang baru, guna bisa meningkatkan jumlah pelanggan hingga 40 persen dari jumlah penduduk Bekasi (Ko…