Posts

Showing posts from November, 2007

33 Kelurahan di Jaksel Rawan Banjir

Oleh: BadarJakarta-Bencana banjir hingga kini masih mengancam beberapa wilayah di Jakarta Selatan. Berdasarkan data yang diperoleh masih ada sekitar 33 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan rawan banjir.Ke-33 wilayah kelurahan yang masih dinyatakan rawan banjir meliputi; Kecamatan Tebet (Kelurahan Manggarai), Kecamatan Setiabudi (Kelurahan Guntur), Kecamatan Mampangprapatan (Kelurahan Bangka, Tegalparang, Mampangprapatan, Pelamampang, Kuninganbarat), Kecamatann Pasarminggu (Kelurahan Pejatenbarat dan Pejaten timur).Kecamatan Kebayoranlama (Kelurahan Pondokpinang, Grogolutara, Grogolselatan, Kebayoranlama Utara, Kebayoranlama Selatan dan Cipulir), Kecamatan Kebayoranbaru (Kelurahan Cipeteutara, Petogogan, Rawabarat dan di bantaran kali), Kecamatan Cilandak (Kelurahan Gandariaselatan, Cipeteselatan, Cilandakbarat, Pondoklabu, Lebakbulus), Kecamatan Pancoran (Pengadegan dan Rawajati), Kecamatan Jagakarsa (Kelurahan Tanjungbarat Barat, Lentengagung, Srengsengsawah, Jagakarsa, Kecamatan …

Gedung SDN 02 dan 03 Pesanggrahan Terancam Ambruk

Oleh: BadarJakarta-Dua gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 dan 03 Pesanggrahan Jakarta Selatan terancam ambruk. Lahan tempat berdirinya dua gedung sekolah yang jaraknya hanya sekitar dua meter dari anak kali Pesanggrahan tersebut longsor.Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak lama, dan pernah dilaporkan pihak sekolah ke instansi terkait, namun sayangnya sampai saat ini belum ada tanggapan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan gedung sekolah tersebut akan ambruk dan mengancam keselamatan ribuan siswa di sekolah tersebut.Hal itu dibenarkan pula oleh penjaga sekolah Sajirun, baru-baru ini. ‘’Sekitar dua bulan lalu telah dilakukan penurapan sementara dengan menggunakan kayu dolken dan bambu, tapi tidak kuat dan sebagian turapan itu roboh," tambanya.Jika kondisi ini tetap dibiarkan, kata dia, maka longsoran tanah yang jaraknya hanya sekitar dua meter dari tembok sekolah itu akan terus bertambah, dan gedung sekolah pun terancam ambruk. "Ini sudah sangat membahayakan P…

Petugas Operasi Yustisi Jaksel Dinilai Arogan

Oleh: Badar

Jakarta-Razia terhadap para pendatang baru terus dilakukan di Jakarta Selatan.Namun, sayangnya, tak semua operasi berjalan mulus. Bahkan mulai muncul banyak protes terhadap kegiatan operasi ini. Karena aparat petugas Trantib setempat, ternyata banyak yang bersikap arogan.Yani mahasiswa Universitas Atmajaya bersama empat rekanya menilai bahwa petugas trantib dan petugas dari Sudin Kependudukan sangat tidak manusiawi dan arogan dalam melakasankan operasi yustisi. ’’Masak samai menggedor-gedor pintu kamar kost kami. Kami juga kan punya hak. Jangan seenaknya. Untuk operasi di rumah kost para petugas kan bisa kooridinasi dengan Ketua RT atau RW setempat. Jangan sembaangan.’’ujar Yani, saat terjadi operasi yustisi di Kelurahan Karet Semanggi, Kecamtan Setiabudi., baru-baru ini.Di tempat kelurahan ini, sebanyak 91 orang terjaring, karena tidak memiliki KTP DKI Jakarta.’’Kami ini kan manusia, seharusnya aparat itu memberikan dengan baik. Kami tahu peraturan pemerintah kok. Kalau me…

47 Pengemis dan Gelandangan Digaruk di Jaksel

Oleh: Badar
Jakarta-Pemkodya Jakarta Selatan kini makin galak terhadap kaum gelandangan dan pengemis. Sebanyak 47 orang yang terdiri dari pengemis, gelandangan, pengamen, pemulung doki three in one, baru-baru ini digaruk petugas Tramtib Jakarta Selatan di berbagai titik lokadi yang rawan PMKS. Mereka dituding melanggar Perda No 11 tahun 1988 tentang Ketertiban Umum.Identitas mereka didata untuk dikirim ke panti rehabilitasi sosial Kedoya Jakbar. Walikotamadya Jaksel Syahrul Effendi didampingi Kasudin Bintal Kesos Effendi M Guntur dan Kasudin Tramtib Jurnalis mengatakan, para PMKS di wilayah Jaksel dinilai sudah sangat mengganggu ketertiban umum. ‘’Oleh karena itu kami perintahkan unit terkait untuk terus melaksanakan penertibanguna menekan banyaknya PMKS yang berkeliaran di wilayah Jaksel, sekaligus memberikan jera terhadap mereka. Saya berharap sudin terkait agar terus meningkatkan penertiban terhadap para PMKS,’’ujarnya.Kepala Suku Dinas Bintal Kesos Jaksel Effendi M Guntur menjelask…

Puluhan Halte di Jaksel Rusak dan Hilang

Oleh: Badar
Jakarta-Sebanyak 438 halte di wilayah 10 kecamatan di Jakarta Selatan kondisinya sangat memprihatinkan. Sebagian besar halte malah sudah rusak dan tidak berfungsi seperti halte di jalan Ciledug Raya, jalan Fatmawati, jalan Pejaten Barat, jalan Pangeran Antasari. Bahkan di sejumlah tempat, banyak halte yang raib. Di sisi lain, sejumlah halte di lokasi yang kurang ramai, justru mendapat perawatan pengecatan, namun,halte tersebut tidak dimanfaatkan warga yang hendak menunggu bus,Iwan, warga Kebayoran Lama sangat menyayangkan sikap aparat pemerintahan Jaksel dalam hal ini Suku Dinas Perhubungan yang tidak mimprioritaskan perawatan tempat halteyang ramai oleh wartayang hendak menunggu bus.‘’Yang terjadi,halte yang sepi, yang jarang dimanfaatkan warga, seperti di Jalan Ciledug Raya, malah mendapat perawatan,’’ujar Iwan, kemarin..Hal serupa juga dikeluhkan Wati, warga Bintaro. Menurutnya, halte di wilayah Jaksel kondisinya banyak yang rusak dan sebagian halte yang ada tidak berfu…