Posts

Showing posts from December, 2007

Ketua LP3I: Gugatan Dirut PTPN IV Rp 26 M kepada Tab. Prestasi, Upaya Pemberangusan Kebebasan Pers

Image
Oleh: Tim Warta Merdeka

Bekasi-Gugatan perdata yang dilayangkan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Medan, Sumatera Utara Ir Dahlan Harahap senilai Rp 26 Milyar terhadap Tabloid Mingguan Prestasi, dinilai sebagai bentuk gangguan bahkan pemberangusan terhadap kebebasan pers. Lebih dari itu, gugatan itu dinilai juga merupakan upaya Direktur Utama PTPN IV untuk menutupi dugaan terjadinya kasus korupsi di lingkungan PTPN IV yang kasusnya telah dilaporkan kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu kemukakan oleh Ketua Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Pers Indonesia (LP3I) Aris Kuncoro, kemarin, menanggapi adanya gugatan perdata senilai Rp 26 Milyar oleh Direktur Utama PTPN IV Sumut yang ditujukan kepada Tabloid Mingguan Prestasi, sebuah penerbitan yang berkantor di Bekasi yang selama ini memang aktif menyoroti berbagai masalah korupsi, yang perkaranya kini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Bekasi.

Menurut Aris Kuncoro yang merupakan mantan Pemimpin Redaksi …
Image
Pelantikan Ketua RW: Camat Kebayoran Lama Drs M Tahrir melantik Ketua RW se kelurahan Kebayoran Lama Selatan. Dalam pelantikan tersebut, tercatat Ketua RW Tertua adalah Drs H Suyoto DH MBA, MSc yang merupakan Ketua RW 02 RW, sedangkan yang termuda termuda adalah Ketua RW 010 Waldi M Abas SE.
Image
KANTOR BARU: Lurah Gandaria Utara Arif Abidin Muchlis AP memotong tumpeng menempati kantor baru.
Image
KERJA BAKTI: Walikota Jakarta Selatan Drs Syahrul Effendi didampingi Lurah Gandaria Utara Arif Abidin Muchlis AP meninjau kegiatan kerja bakti membersihkan kali Gerogol dan PSN 30 menit di Rw 03 Kelurahan Gandaria Utara Kebayoran Baru, baru-baru ini.

Rumah Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Camat Pondok Aren Tidak Tanggap

Oleh: Badar S
Jakarta- Warga Rt 07 Rw 01 Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren menyesalkan kurang tanggapnya Camat Pondok Aren menanggapi keluhan warga, terutama menyangkut soal adanya kamar kontrakan yang dimanfaatkan untuk prostitusi. ‘’Kami sudah 3 kali mengirimkan surat pemberitahuan prihal ada warga di Rt yang menyewakan kamar kontrakan untuk prostitusi kepada Pak Camat, tapi tampaknya hanya dianggap angin lalu,’’ujar ujar seorang warga.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, warga juga minta agar segera dilakukan penutupan terhadap tempat kontrakan yang dipakai untuk prostitusi di Rt 07. Namun sampai saat ini praktek prostitusi tersebut terus berlangsung.Bahkan sejumlah wts dengan dandanan menor seenaknya saja menjajakan dirinya di sepanjang jalan Tegalrotan, hilir mudik melintasi pemukiman warga menuju rumah petakan yang berjumlah 8 pintu dengan luas kamar 4x3 yang disewakan seharga Rp 50.000 per malam. Jemaah musola Jamiatul Choir dan tokoh agama setempat sangat menyayangk…