Posts

Showing posts from July, 2008

Nama Ketua KPUD Kab Bekasi Dicatut untuk Menipu

BEKASI -Hati-hati. Kini muncul penipuan dengan modus baru.Yakni dengan memanfaatkan atau mencatut nama Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi Drs Adi Susila untuk menipu sejumlah ketua partai politik.
Sejumlah ketua partai,terutama partai-partai baru, nyaris jadi korban penipuan model baru ini. Tapi, untungnya para ketua partai di Kabupaten Bekasi cukup waspada, sehingga lolos jadi korban penipuan.
Ketua partai yang sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai Ketua KPUD Kabupaten Bekasi ini di antaranya Ketua DPC Partai Patriot Domox dan Ketua DPC Partai Persatuan Daerah (PPD) Aris Kuncoro.
Menurut Aris Kuncoro, kalau para ketua partai tidak waspada, dan kurang kenal dengan suara ketua KPUD kabupaten Bekasi Adi Susila, kemungkinan bakal terkecoh dengan aksi para penipu, yang tampaknya sebuah komplotan.
Disebutkan, dirinya awalnya dirinya mendapat SMS dari nomor seluler 08161642228. isinya : ‘’Ass. Pak Aris Kuncoro, harap hubungi saya di nomor ini. Dari Drs…

Judi Marak Lagi

JAKARTA -Setelah agak lama tiarap, sejumlah bandar judi kini mulai berani beroperasi. Terutama dijakarta dan sekitarnya. Kali ini, modusnya agak berbeda, yakni dengan berkedok permainan ketangkasan anak-anak, mirip timezone. Yang berbeda adalah hadiahnya. Jika timezone, kupon yang diperoleh hanya bisa ditukar dengan barang, maka permainan ketangkasan yang dikelola Bandar judi kawakan ini kupon yang diperoleh bisa ditukar dengan sejumlah uang.Dari pemantauan, Selasa lalu (28/07-2008), diketahui, sedikitnya ada empat titik lokasi perjudian di Jakarta, satu di Kota Bekasi. Di antaranya satu berada di daerah Pluit, Jakarta Utara, dua di jalan Tubagus Angke, Jakarta barat (dekat Ruko Duta Mas) dan satu di Jalan HayamWuruk.Di Jalan Tubagus Angke diketahui lokasi judi itu bernama Ozone yang dikelola oleh Yong dan Zone yang dikelola Ak. Sedangkan di Kota Bekasi, lokasi perjudian ini terdapat di Ruko Cut Meutia Blok A 5, No. 5.Tapi, dibanding perjudian yang terjadi beberapa waktu lalu, kali in…

Kasi SIM Polda Metro: Saya akan Tindak Anak Buah Terlibat Pungli

Oleh: ArisJAKARTA - Praktek percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses pembuatan SIM baru, di Satpas SIM Polda Metro Jaya, mendapat tanggapan serius dari Kasi SIM Polda Metro Jaya Kompol Gatot Subroto. Menurut dia, pihaknya telah berusaha keras untuk menghilangkan percaloan dan pungli di Satpas SIM Polda Metro Jaya.Menurutnya, informasi yang dilansir pihak Indonesia Police Watch (IPW) itu adalah kasus lama. ‘’Sekarang ini, bisa dibilang Satpas SIM Polda Metro Jaya bersih. Tapi, kalau masih ada calo gentayangan atau pungli yang dilakukan anak buah saya tolong segera laporkan. Pasti akan secepatnya saya tindak. Saya sudah melarang anak buah melakukan pungli dan mengancam akan memecat mereka yang diketahui melakukan pungli,’’ujar Gatot.Gatot menambahkan bahwa dirinya benar-benar serius untuk menghilangkan praktek percaloan dan pungli dalam proses pembuatan SIM baru dan perpanjangan SIM lama. Belum lama ini, misalnya, sedikitnya ada 17 orang yang telah ditangkap dan ditahan karena …

IPW Desak KPK Turun ke Satpas SIM Polda Metro Jaya

Oleh: Ulis/Aris

Percaloan dan pungli masih terus merajalela di Satpas SIM Polda Metro Jaya. Kapolri dinilai kurang tegas, KPK pun diminta segera turun tangan.

JAKARTA- Kendati sering mendapat sorotan, calo ternyata masih merajalela di Satpas SIM Polda Metro Jaya. Praktek percaloan ini tumbuh subur, karena diduga dibekingi oleh oknum-oknum pejabat polisi.

‘’Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus terjun ke Satpas SIM Polda Metero Jaya untuk memberantas pungli dan percaloan di tempat pelayanan umum ini. Percaloan SIM ini sebenarnya kan kasus lama. Tapi, terkesan polisi tidak serius menangani masalah ini, karena tampaknya Satpas SIM ini menjadi salah satu ‘ATM’ sejumlah oknum petinggi Polri,’’ujar Ketua Indonesian Police Watch (IPW) Netaspane kepada Warta Merdeka, akhir pekan lalu.

Menurut Netaspane, dalam sehari uang hasil pungutan liar (pungli) di Satpas SIM bisa mencapai lebih dari Rp 200 juta sehari. Dalam sebulan, tentu saja, diperkirakan lebih dari Rp 6 milyar uang rakyat pemohon SIM …

Jelang Pensiun, Camat Pesanggrahan Berikan Santunan Pada Anak Yatim

Image
Oleh: Aris/Badar

JAKARTA-Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi, Camat Pesanggarahan, Kotamadya Admisnistrasi Jakarta Selatan, kemarin (24/7-2008), memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu. Santunan diberikan dalam rangka Isra’ Mi’raj dan juga perayaan hari ulang tahun Sutarno ke-56, yang jatuh pada tanggal 24 Juli.

Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh masyrakat, pemuka agama dan anggota masjlis dzikir Asmaul Husna, juga sejumlah anggota masyarakat lainnya. Lebih dari 1250 orang yang hadir dalam kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Kecamatan Pesanggrahan tersebut.

Ketua Panitia yang juga Wakil Camat Drs Sayid Ali , mengaku sangat terharu menyaksikan, kesuksesan acara tersebut. Apalagi, jika melihat betapa besar antusiasme masyarakat mengikuti acara tersebut, yang juga merupakan acara melepas Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi yang akan mengakhiri tugas selaku PNS alias pensiun. Seperti diketahui Sutarno akan mengakhiri jabatan Camat dan pensiun dari PNS pada 1 Agustus 2008 mendatan…

Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi, Catat Rekor Camat Terlama di DKI

Image
Oleh: Aris/Badar

Menjelang memasuki masa pensiun, pada 1Agustus 2008 nanti, Drs. H. Sutarno Karsopawiro, MSi, yang kini masih menduduki jabatan sebagai Camat Pesanggarahan, mencatat rekor sebagai camat terlama.

Mengawali jabatan Camat sejak 24 Desember 2001, di Kecamatan Camat Mampang Prapatan, Sutarno yang menjadi PNS di Pemerintah DKI Jakarta sejak 1 Maret 1975, mengakhiri karir PNS sebagai Camat Pesanggrahan.

‘’Yang paling berkesan adalah ketika saya menjabat Camat Pesanggrahan,’’katanya, pekan lalu.

Maklumlah. Suami dari Hj Sriyatun ini, memang cukup lama jadi Camat di Pesanggrahan. Yakni sejak tanggal 20 Maret 2003. Berarti sudah lebih dari enam tahun, Suparno bertugas di Pesanggrahan.

Bila dihitung sejak dia bertugas di Kecamatan Mampang Prapatan, berarti Sutarno telah menjabat Camat selama lebih kurang delapan tahun. Ini termasuk rekor baru di wilayah DKI Jakarta.

Sebelumnya bapak dari tiga orang anak ini –yaitu Dewi Mirawati (29), Hesti Widiasari (26) dan Bayu Imam Prakoso (23)—tela…

KPH Anglingkusumo Siap Bersaing dengan Sultan

Image
PENGARUH para kerabat keraton di Jawa ternyata masih menarik bagi partai-partai politik. Selain Sri Sultan Hamengku Buwono X yang lebih dulu bergabung dengan Partai Golkar, kini menyusul KPH Anglingkusumo yang memilih bergabung dengan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK) pimpinan Ryaas Rasyid.

Saudara tiri Wakil Gubernur DI Jogjakarta Paku Alam IX itu pun langsung dipercaya menduduki salah satu posisi ketua di partai pemilik empat kursi di DPR tersebut. "Ada sejumlah pertimbangan saya memilih partai ini," ujar Anglingkusumo di Jakarta Sabtu lalu (5/7).

Dia mengungkapkan, selain sudah pasti bisa ikut pemilu, PDK juga dimotori beberapa tokoh yang sepemikiran dengan dirinya. Terutama, kata Anglingkusumo, semangat pemikiran Ryaas Rasyid yang merupakan pakar otonomi daerah. "Tapi, sebenarnya juga ada pertimbangan lain yang lebih merujuk pada petunjuk batin," ujar kepala Museum Puro Pakualaman tersebut.

Anglingkusumo mengaku, mendapatkan mimpi sesaat sebelum mener…