Aparat Tak Bersikap Tegas Soal Angkutan Tossa, Kru Mini Bus Demo Mogok Jalan


REMBANG-Tak kunjung ada ketegasan sikap aparat satuan lalu-lintas atas armada angkut roda tiga yang biasa disebut Tossa, menyebabkan pengemudi mini bus geram. Siang tadi puluhan puluhan awak mini bus menggelar demo, melakukan aksi mogok jalan di pantura kawasan kecamatan Kragan.

Aksi kru mini bus melakukan demo di jalur pantura timur Rembang, tepatnya di seputar jalan raya desa Karangharjo seputar Mapolsek Kragan yang  sempat membuat macet jalan, selama dua jam lebih. Mereka turun ke jalan melakukan aksi mogok kerja .

Pasalnya sejak alat pengangkut barang yang dialih fungsikan sebagai angkutan orang itu  menyebabkan penumpang bus mini turun drastis. Akibatnya jangankan membawa pulang uang, awak bus juga jarang bisa menutup setoran. Oleh karena itu mereka nekat melakukan demo bertujuan melarang tossa mengangkut penumpang.

Aparat kepolisian Satuan Lalulintas yang datang di lokasi demo berusaha meredakan situasi dan mengigiring mereka agar bisa dimusyawarahkan dengan baik di Mako polsek Kragan. Sejumlah pengemudi dan pemilik PO. Mengaku semenjak sebelum lebaran hingga kini jajaran Satlantas belum ada upaya menindak sesuai apa yang dijanjikan Kasat lantas      

Seperti halnya yang dituturkan Ali Muhtar pengemudi PO Cemerlang jurusan Rembang-Sarang, disebutnya keberadaan Tossa membuat mini bus sepi penumpang berimbas pendapatan awak bus minim. Dia pernah saking geramnya memalang Tossa namun justru menjadi perkara karena ditantang berkelahi.    

Sedangkan Fatkhur Huda pemilik salah satu PO jurusan Rembang-Sarang di lokasi demo mengatakan, aparat kepolisian tidak pernah tegas menyelesaikan permasalahan Tossa. Dibiarkan mengangkut penumpang sehingga membuat sepi pendapatan pemilik per hari hanya menerima setoran antara 50 hingga 60 ribu, sedangkan awak bus hanya mengantongi sekitar 15 ribu. Jelas sangat kurang untuk menutup biaya hidup sehari-hari

Pemilik dan awak bus menginginkan di setiap Polsek di jalur pantura ditempatkan anggota polisi satuan lalulintas, untuk menindak tegas Tossa yang digunakan mengangkut penumpang. 

Sementara itu Kasatlantas Polres Rembang AKP Zamroni di lokasi demo mengatakan akan meningkatkan patroli di kawasan timur pantura Rembang, untuk memantau armada Tossa. Untuk penegakan disiplin diberlakukan skala prioritas kepada pengemudi Tossa. Bila diperingatkan beberapa kali masih juga melanggar akan diberi sanksi keras. 

Pihaknya berjanji akan berlaku tegas, memerintahkan jajarannya memberlakukan tilang kepada pengemudi Tossa yang melanggar ketentuan, bahkan Tossa akan dikandangkan di Makolantas Polres Rembang, untuk memberikan efek jera bagi pengemudi atau pemiliknya yang kedapatan nekat mengangkut penumpang di jalur pantura. Sedang terkait dengan harapan para pengemudi di setiap polsek pantura ditempatkan anggota lalu lintas, Kasat lantas mengaku karena keterbatasan personil sehingga tidak semudah yang diharapkan dan pihaknya perlu membicarakan permintaan tersebut kepada  pimpinan.

Sementara itu pihak awak bus berharap pihak Satlantas polres segera lakukan operasi terhadap tossa pengangkut orang apabila hal itu tak dilakukan awak bus mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah yang lebih banyak. (hasan/wartamerdeka.com) 

Comments

Popular posts from this blog

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur