Monday, November 08, 2010

Komunitas Sepeda Ontel Galang Dana Untuk Korban Merapi

BEKASI-Tujuh belas komunitas sepeda ontel  se Jabodetabek berjumlah lk 500 anggota Minggu pagi  (7/11/2010)  berkumpul di lapangan Kantor Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi dalam rangka menggalang dana untuk disumbangkan ke korban meletusnya gunung merapi. Acara diawali dengan pawai keliling menggunakan sepeda ontel rata-rata buatan tahun 40 an dengan mengitari wilayah kecamatan Bantar Gebang. Masyarakat setempat sangat antusias melihat aneka sepeda kuno dan antribut yang dikenakan para ontelis ketika melintas di jalan.

“Acara tersebut tidak lain untuk memasarakatkan dan mengkampanyekan penggunaan sepeda sebagai iemplementasi mencegah pemanasan global atau biasa disebut global worning serta mensosialisasikan  car Friday atau Jum’at Bersepeda, khususnya bagi para pegawai di lingkungan pemerintah kota Bekasi.,” ungkap Ketua Ontelis Kota Bekasi dr Halim.

Hal senada juga dikemukakan H.Rahmat  Setiawan  ketua Ontelis Bantar Gebang (SOBAT). “Kami berharap  bersepeda terus dibudayakan, terlebih bagi kalangan pegawai khususnya di lingkungan pemerintah Kota Bekasi, sebagaimana yang telah dianjurkan Bapak Walikota Bekasi.Mochtar Mohammad. Satu hari dalam satu minggu untuk menggunakan sepeda yaitu pada hari Jum’at untuk mengurangi carbon dioksida serta memelihara lingkungan tetap hijau, salah satunya kurangi penggunaan sepeda motor maupun mobil dan gunakan sepeda ontel,”katanya.

Sementara itu Camat Bantar Gebang Yayan Yuliana .S.sos. sangat mendukung penyelenggaraan ini. “Kami berharap terus dilestarikan penggunaan sepeda ontel, karena penggunaan sepeda ontel sangat berpengaruh baik terhadap pelestarian alam, dengan menggunakan sepeda setidaknya badan menjadi sehat, alam menjadi lebih hijau karena terhindar dari asap kendaraan,”tambah Yayan di sela sela acara.

Dalam acara yang digelar bersamaan lomba mancing berhadiah, terkumpul sebanyak Rp 8,4juta yang kesemuanya akan disumbangkan untuk korban bencana alam meletusnya Gunung Merapi. anas

No comments: