Wednesday, November 10, 2010

Pemkab Bekasi Akan Anggarkan Dana Penanggulangan Kemiskinan Bagi 166.750 Warga Berpendapatan Rendah

BEKASI-Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi akan menganggarkan dana penanggulangan kemiskinan bagi 166.750 warga non ekonomi (miskin) di tahun 2011 mendatang. "Program ini diperuntukkan bagi warga miskin dengan pendapatan rendah, " kata Wakil Bupati Bekasi, H Darip Mulyana usai menggelar rapat Koordinasi dengan sejumlah SKPD di Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Selasa (08/11).

Melalui DPRD Kabupaten Bekasi, natinya anggaran tersebut akan digulirkan pada 2011 mendatang. "Dari 166.750 jiwa ini, nantinya akan dievaluasi. Sekarang ini, kami sedang melakukan pendataan," ujar Darip Mulyana kepada wartamerdeka.com.

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan anggaran tersebut berasal dari hak inisiatif dewan melalui Golkar, walau belum dapat diketahui jumlah anggaran itu. "Hari ini, sengaja kami kumpulkan para dinas terkait berapa sebenarnya anggaran yang akan diajukan," terangnya.

Dikatakan, anggaran penanggulangan kemiskinan tahun lalu dinilai masih cukup kurang. Dan pemerintah daerah akan lebih meningkatkan kembali. Banyak masukan-masukan dari pihak luar akan membantu program tersebut. "Seperti, LPPM yang berada di kawasan industri serta Unisma sudah siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah," jelasnya

Tercatat bahwa dari 23 Kecamatan warga non ekonomi yang tertinggi ada di wilayah Karang Bahagia sebanyak 19.366 jiwa sedangkan non ekonomi terendah di Kecamatan Muaragembong sebanyak 5.559 jiwa.

"Realisasi pertama, pemerintah daerah akan memberdayakan masyarakat miskin melalui usaha kecil dan menengah (UKM) agar bisa memiliki pendapatan yang cukup sehingga dapat mengurangi tingkat kemiskinan," kata Darip Mulyana, yang juga Ketua Badan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan. (dharma)

No comments: