Ribuan Ketua RT Dilibatkan Pemutakhiran Data Penduduk

REMBANG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membentuk tim sosialisasi pemutakhiran data kependudukan guna pelaksanaan e-KTP tahun 2012, ke semua kecamatan. Kemarin  tim menggelar sosialisasi di kantor kecamatan Pancur, memaparkan tahapan pemutakhiran data, dihadapan kepala desa, sekretaris desa dan ketua RT.

Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Rembang, Ismail dalam kegiatan tersebut menerangkan, tanggal 10 November mendatang akan dimulai pengadaan barang, sekaligus pendistribusian aneka macam formulir pemutakhiran data penduduk. ”Setelah semuanya disalurkan, baru ketua RT bergerak ke rumah rumah penduduk,” terangnya.

Menurut dia, tahapan berikutnya yakni pencocokan dan penelitian data, entry data serta penetapan NIK 11 kabupaten di Jateng yang sudah memberlakukan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK). ”Apalagi akan ada pembaruan KTP dan KK, sehingga diharapkan data penduduk benar benar akurat,” ujarnya.

Terpisah Ketua RT 08-RW 1 Desa Sumberagung, Kecamatan Pancur Mat Ikhsan mengaku sudah paham tugas tugas yang harus ia jalankan. Disebutkan pemutakhiran data penduduk termasuk cukup penting untuk mengetahui perubahan jumlah warga, anggota keluarga maupun kepindahan penduduk. ”Meski selama ini di lingkungan pedesaan mudah terpantau, tetapi perlu pendataan akurat,” sebutnya.

Hal senada disebutkan Ketua RT 11-RW 3 desa Warugunung Kec. Pancur Dasir menuturkan siap menjalankan tugas tersebut. Agar cepat selesai, dirinya lebih senang memilih mendatangi rumah rumah warga saat sore atau malam hari, ketika banyak waktu untuk bersantai. ”Apalagi untuk setiap pengisian formulir pemutakhiran data ketua RT mendapat honor Rp 1.500,” sebutnya dengan mimik gembira.

Pemerintah Kabupaten Rembang akan melibatkan 4.208 Ketua RT dalam pemutakhiran data penduduk. Melalui data kependudukan yang sesuai dengan kondisi terkini akan digunakan sebagai dasar pemberian Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada setiap warga, sehingga tak akan terjadi adanya dobel KTP. Data selanjutnya akan berguna untuk kepentingan pendataan database kependudukan nasional maupun pemilih pada semua jenis pemilihan umum. (hasan/kir)

Comments

Popular posts from this blog

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur