Pemkab Blora Gelar Operasi Mata Gratis


BLORA (wartamerdeka.com) - Usaha Pemkab Blora dalam membantu pengidap penyakit mata bagi lansia (Lanjut Usia ) yang tidak mampu, benar-benar diwujudkan. Hal tersebut terbukti  pada hari Selasa (1/11) sejumlah  puluhan lansia mendaftar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soetijono Kota Blora mengikuti pemeriksaan penyakit mata sebelum dioperasi dan matanya diganti. Kegiatan tersebut berkat kerjasama antara RSUD  dan Dinas Kesehatan.

Kabid Yankes Dankom Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Sri Winarti, kepada wartawan menjelaskan, program tahunan  tersebut dananya bersumber dari APBD Kabupten Blora. Para peserta diseleksi dari 18 Puskesmas di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora.

“Hari ini (1/11) peserta mengikuti wawancara petugas dan dokter mata di RSUD Soetijono Blora. Mereka diwajibkan membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan mengetahui camat, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP),” jelasnya di sela melayani puluhan peserta yang sedang antri memeriksakan matanya.


Setelah lolos verivikasi dari dokter, imbuh dia, dari puluhan peserta diambil 12 peserta. Mata mereka bakal diganti di ruang dokter mata RSUD Soetijono pada tanggal 14, 16, dan 21 September mendatang. ”Dalam operasinya satu hari ditargetkan adan empat mata diganti,” paparnya.

Dijelaskannya, program ganti mata bagi para pengidap katarak gara-gara lanjut usia ini merupakan program tahunan. Pada tahun lalu pihaknya menggandeng BKIN Semarang untuk mengadakan penggantian mata di Puskesmas Kecamatan Todanan. Sedikitnya 30 biji mata dipasang bagi pengidap katarak di wilayah kecamatan perbatasan Kabupaten Pati tersebut.

“Setelah dioperasi para peserta mendapatkan perawatan rutin dari dokter mata dan tidak dipungut biaya sepeser pun,” jelas dia.(hasan)


Keterangan Foto : Salah seorang peserta penggantian mata gratis sedang diperiksa dokter mata di RSUD Soetijono Kabupaten Blora, Rabu (1/11).

Comments

Popular posts from this blog

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur