15 LMDH Terima Dana Sharing


REMBANG (wartamerdeka.com) - Bertempat diaula Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo beberapa waktu lalu  Administratur .Perhutani Kebon Harjo Ir.Sudarwanto menyerahkan sejumlah dana sebesar Rp759 juta untuk 15 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dana tersebut adalah dana bagi hasil produksi (sharing) pada tahun 2010. Kurun waktu 7 tahun dimulai semenjak tahun 2003 hingga tahun 2010 Perhutani Kebonharjo  telah menyalurkan dana sharing ke LMDH  Wilayah Perhutani Kebon harjo total keseluruhan diperkirakan sebesar Rp 4,3 Miliar.

“Selain menyerahkan dana sharing kami juga menyerahkan dana PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) sebesar 60 Juta untuk 11 mitra binaan. Dengan dana pinjaman ini supaya para pengusaha kecil dapat meningkatkan usahanya. Untuk peternakan, pertokoan dan industri kecil lainnya,”kata Administratur Perhutani Kebon Harjo Sudarwanto.

Sudarwanto  menjelaskan  “tidak semua LMDH menerima dana sharing produksi, karena tidak semua mempunyai petak pangkuan yang beproduksi pada tahun 2010, dari LMDH di KPH Kebonharjo berjumlah 59 yang mendapat sharing hanya 15 LMDH.”


Pihaknya berharap Dana yang sudah diterima tersebut  dapat berkembang misalnya  digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, peningkatan usaha produktif dan pengembangan usahalainnya , sehingga ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan berkembang, sehingga masyarakat hidup sejahtera,” pinta  Sudarwanto.

Setelah semua turut merasakan hasil dari hutan, maka kita semua wajib turut serta melestarikan hutan, menjaga dan mengamankan hutan serta mendukung pemberdayaan sumber daya hutan, mulai dari sukses tanaman, sukses keamanan dan sukses produksi.  Sehingga hutan tetap lestari dan rakyat hidup sejahtera. Apalagi hutan Perhutani Kebonharjo sudah mendapatkan pengakuan dari badan dunia yang independen dan kredibel berupa Sertifikat Pengelolaan Hutan Lestari (PHL),”pungkasnya. (hasan)

Comments

Popular posts from this blog

Mengapa Artis Sinetron Lidya Pratiwi Sampai Terlibat Pembunuhan?

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Produksi Minuman Keras Ilegal Merek ‘’Rajawali’’, Komisi B DPRD DKI Minta Pemerintah Tegas Menindak CV Jakarta Indonesia Makmur